Pesan dari Direktur

RS USU sebagai Penyelenggara Pendidikan Dokter

Untuk dapat mengatasi masalah kesehatan secara sempurna, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran/kesehatan (IPTEKDOK) oleh sumber daya manusia (SDM) bidang kedokteran/kesehatan merupakan hal yang sangat esensi dikembangkan. Upaya ini akan berhasil bila didukung oleh pengembangan sarana dan prasarana, peningkatan kegiatan penelitian, pengkajian, penguasaan, pemanfaatan dan pengembangan IPTEKDOK. Tersedianya sarana dan prasarana berupa rumah sakit untuk pendidikan kedokteran/kesehatan merupakan persyaratan mutlak agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan FK USU selama ini, telah memanfaatkan Rumah Sakit Dr. Pirngadi Medan dan Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan sebagai rumah sakit pendidikan. Pemanfaatan Rumah Sakit Dr. Pirngadi dan Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan sebagai lahan pendidikan menunjukkan beberapa masalah/potensi masalah, yang cepat atau lambat akan dapat mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pendidikan. Kapasitas daya tampung yang dimiliki saat ini sudah maksimal dan upaya untuk pengembangan daya tampung tak dapat lagi mengimbangi peningkatan peserta didik. Fasilitas, jumlah dan variasi kasus yang dimiliki semakin terasa kurang memadai untuk dapat memberikan pendidikan yang baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada suatu rumah sakit yang didesain untuk kebutuhan pendidikan diyakini akan mengangkat dan meningkatkan mutu pelayanan. Hal ini disebabkan oleh karena sarana/prasarana yang dimiliki dan operasional kegiatan selalu diselaraskan dengan perkembangan iptek kedokteran/ kesehatan demi menjamin dihasilkannya lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

Atas dasar pemikiran dan untuk tujuan inilah telah dirasa perlu adanya suatu Rumah Sakit Pendidikan USU. Rumah Sakit USU akan dikembangkan secara bertahap untuk mencapai visi yang diharapkan. Dengan demikian keberadaan, cakupan dan manfaatnya akan dirasakan secara luas. Sarana ini haruslah merupakan komplemen yang akan saling mengisi dengan sarana rumah sakit pendidikan yang telah ada sehingga upaya pembangunan di bidang kesehatan/kedokteran yang merupakan bagian dari pembangunan masyarakat Indonesia dapat lebih cepat terwujud.

Dr. dr. Syah Mirsya Warli, Sp. U , Direktur Utama, Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara